Apa perbedaan antara koagulan dan flocculant
| Aspek | Koagulan | Flokulan |
|---|---|---|
| Definisi Inti | Zat yang menetralisir muatan negatif dari partikel koloid dalam air, mendestabilkan mereka dan membuat mereka bertabrakan dan agregat menjadi kelompok kecil yang padat. | Zat-zat yang menggunakan rantai molekul panjang untuk menyerap dan menjembatani serbuk kecil yang tidak stabil, membentuk serbuk besar, longgar, dan stabil. |
| Karakteristik Molekuler | Sebagian besar garam anorganik dengan berat molekul kecil; tidak ada rantai molekul panjang. | Sebagian besar polimer organik dengan rantai molekul yang panjang dan bercabang; kemampuan jembatan yang kuat. |
| Contoh Representatif | Garam anorganik: Aluminium sulfat, ferric chloride, polyaluminum chloride (PAC), ferric sulfate. | Polimer organik: Polyacrylamide (PAM), kationik polyacrylamide (CPAM), anionik polyacrylamide (APAM). |
| Mekanisme Kerja | 1Neutralisasi muatan: Menghilangkan gaya menolak antara koloid bermuatan negatif.
|
1. Adsorpsi jembatan: Rantai molekul panjang menyerap beberapa serbuk kecil pada saat yang sama.
|
| Karakteristik Floc | Membuat serbuk kecil, padat, dan kompak; kecepatan agregasi awal yang cepat. | Membuat serbuk besar, longgar, dan berlubang; mudah untuk menetap atau menyaring. |
| Tahap Penggunaan | Digunakan dalamtahap primerPengolahan air (coagulation stage) untuk memecahkan stabilitas koloid. | Digunakan dalamtahap sekunder(flokulasi), biasanya ditambahkan setelah koagulan untuk meningkatkan pertumbuhan floc. |
| Persyaratan Dosis | Dosis yang relatif tinggi diperlukan untuk mencapai netralisasi muatan. | Dosis yang sangat rendah sudah cukup karena efek jembatan yang kuat dari rantai panjang. |