Poliakrilamida (PAM) terutama digunakan sebagai flokulan dalam pengerukan sungai dengan banyak materi organik untuk mempercepat koagulasi dan pengendapan lumpur dan materi organik. Melalui netralisasi muatan dan jembatan adsorpsi, PAM memungkinkan materi tersuspensi, materi organik, dan partikel halus di sungai untuk dengan cepat membentuk flok yang lebih besar, yang nyaman untuk pengendapan dan pemisahan mekanis atau alami, sehingga meningkatkan efisiensi pengerukan. Pada saat yang sama, PAM juga dapat meningkatkan kinerja dewatering lumpur, mengurangi volume lumpur, dan mengurangi biaya pengolahan selanjutnya. Aplikasinya secara efektif meningkatkan hasil pengerukan sungai, mengurangi polusi air, dan membantu restorasi ekologi sungai serta perlindungan lingkungan.
Poliakrilamida (PAM) terutama digunakan sebagai flokulan dalam pengerukan sungai dengan banyak materi anorganik untuk mempercepat koagulasi dan pengendapan materi tersuspensi dan lumpur. Melalui netralisasi muatan dan jembatan adsorpsi, PAM memungkinkan partikel anorganik (seperti lumpur, tanah liat, dll.) di sungai untuk dengan cepat membentuk flok yang lebih besar, yang nyaman untuk pengendapan dan pemisahan mekanis atau alami, sehingga meningkatkan efisiensi pengerukan. Pada saat yang sama, PAM juga dapat meningkatkan kinerja dewatering lumpur, mengurangi volume lumpur, dan mengurangi biaya pengolahan selanjutnya. Aplikasinya telah secara signifikan meningkatkan hasil pengerukan sungai, mengurangi kekeruhan air, dan membantu restorasi ekologi sungai serta perlindungan lingkungan.
![]()